Makalah Psikodiagnostik (wawancara)
Kehidupan anak jalanan di lampu merah depan pintu tol bunder gresik
BAB I
PENDAHULUAN
A.latar belakang
Keberadaan anak jalanan seakan tidak ada habisnya dimakan waktu, dari tahun ke tahun terjadi peningkatan, hal itu juga disebabkan oleh persepsi mereka bahwa kehidupan dijalanan itu lebih baik daripada kehidupan di rumah, karena kehidupan dijalananitu tanpa aturan dari orang tua, tanpa di suruh sekolah dan juga mereka bisa mengatur jalan hidupnya sendiri. Keberadaan anak jalanan bukanlah satu hal yang baru, apalagi di setiap terminal, lampu merah, stasiun,jembatan bahkan keberadaan anak jalanan tidak pernah sepi dari pandangan kita, seakan-akan adanya mereka sebagai hiasan Negara kita. Banyak sebutan mereka menurut kita, antara lain anak punk, anak jalanan ataupun pengamen,
Kehidupan social anak jalanan ini tumbuh subur terutama terlihat di kota-kota besar,
Begitu pula kota gresik.
B.Rumusan masalah
Dari fenomena yang ada, maka permasalahan yang dapat dirumuskan antara lain:
1. bagaimana kehidupan anak jalanan?
BAB II
METODE PENELITIAN
A.Pendekatan dan jenis penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yakni suatu pendekatan yang menekankan analisisnya pada data-data berupa kata-kata, narasi atau kalimat dari hasil pengumpulan data atau melalui studi pustaka dan studi lapangan.
Adapun jenis penelitiannya menggunakan studi deskriptif. Yakni menyajikan data dalam bentuk narasi yang saling berkaitan dan mempunyai bobot informasi yang memadai.
B.Teknik Pencarian Data
Jenis pencarian data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data verbal yang berasal dari hasil wawancara dan observasi. Dimana wawancara itu adalah proses percakapan dengan maksud untuk mengkonstruksi mengenai orang, kejadian, kegiatan dan sebagiannya yang dilakukan 2 pihak yaitu interviewer (yang mengajukan pernyataan)
C.Informan
Informan atau subyek penelitian ini adalah seorang yang berprofesi sebagai anak jalanan yang menjadi pengamen di lampu merah tol bunder gresik. Dengan identitas subyek sebagai berikut:
Nama :Anton
Usia :17 tahun
Jenis kelamin :Laki-laki
Yang biasanya jadi pengamen di lampu merah depan pintu tol bunder gresik dan berkumpul sama komunitasnya yang identik dengan anak punk
Disamping subyek penelitian, untuk menjamin keaslian cerita dan mendapatkan data yang representative, maka saya juga mencari informan lain, yaitu:
Nama :Bapak Dedi
Usia :33 tahun
Jenis kelamin :Laki-laki
Yang setiap harinya berjualan tahu di lampu merah depan pintu tol bunder gresik
BAB III
PENYAJIAN DATA
A.Memproses Satuan
Satuan merupakan alat untuk menghaluskan pencatatan data. Menurut lofland satuan kehidupan social merupakan kebulatan dimana seseorang mengajukan pertanyaan. Berikut pencatatan data dari hasil wawancara:
Jum’at malam saya nongkrong di lampu merah depan pintu tol bunder gresik sembari saya mendatangi anak-anak jalanan yang biasanya mengamen di situ, pada saat itu anak-anak jalanan tersebut sudah banyak yang tidak mengamen Cuma nongkrong karena sudah malam dan jarang kendaraan yang lewat, setelah itu saya mendekati mereka sekalian berkenalan sambil mengasih mereka makanan ringan serta rokok kemudian saya mencoba mengorek informasi dari salah satu anak jalanan yang biasanya nongkrong di situ.
Berikut ini merupakan transkrip wawancara yang dilakukan kepada anak laki-laki (anak punk jalanan) pada 11 desember 2009, 19:15 Wib
Peneliti :asli mana bung?
Subyek : Suroboyo mas (sambil menghisap rokok dan mulut bau alcohol)
Peneliti : trus sejak kapan ngamen disini bung? Dan biasanya tidur dimana?
Subyek : baru 3 bulanan mas, kalau tidur sich….. biyasanya di sana (sambil menunjuk sebelah trotoar yang ditumbuhi rumput)
Peneliti :kalau boleh tau bung, apa biasanya yang anda lakukan setiap hari?
Subyek :apa yach mas….??? (sambil menggaruk kepala bagian belakang) paling Cuma tidur, ngamen terus nongkrong sama anak-anak.
Peneliti : hasil mengamen biasanya untuk apa bung?
Subyek : yach buat makan ma temen-temen, beli rokok serta nggak lupa ini mas penghangat tubuh (sambil mengangkat botol air mineral yang berisi alcohol)
Peneliti :kalau menurut kamu bung, apa sich hidup itu?
Subyek : (sambil tersenyum) hidup itu nggak usah dibuat repot karena hidup kan Cuma sekali bos,
Sekarang yach sekarang, besok yach besok bos (sambil menenggak alcohol yang ada di botol mineral tadi)
Peneliti : terima kasih yach bung atas informasinya, kapan-kapan kalau sempat aku maen ke sini lagi
Subyek :ok boss………… (sambil mereka mengangkat jempol mereka)
koding Transkrip Padataan fakta dan kategorisasi
P Asli mana bung
S Suroboyo mas padatan fakta
Dia berasal dari surabaya
Kategorisasi: tempat asal
Dia berasal dari Surabaya tetapi sekarang tinggal dan hidup di lampu merah depan pintu tol bunder gresik
(konfirmasi ulang pada penjual tahu, pada hari sabtu pagi 12 desember 2009)
P trus sejak kapan ngamen disini bung? Dan biasanya tidur dimana?
S baru 3 bulanan mas, kalau tidur sich….. biyasanya di sana Padatan fakta
Dia mengamen di lampu merah depan tol bunder gresik masih 3 bulan dan tidurnya di sebelah trotoar
Kategorisasi: waktu dan tempat
Kira-kira 3 bulan dia mengamen disini dan dia tidur di sebelah trotoar (konfirmasi ulang pada penjual tahu, pada hari sabtu pagi 12 desember 2009)
P kalau boleh tau bung, apa biasanya yang anda lakukan setiap hari?
S apa yach mas….??? paling Cuma tidur, ngamen terus nongkrong sama anak-anak.
Padatan data
Kehidupan sehari-harinya Cuma tidur, mengamen dan nongkrong sama teman-temannya
Kategorisasi: kebiasaan
Kebiasaan dia dalam menjalani hidup nya Cuma tidur, mengamen dan nongkrong sama teman-temanya
(konfirmasi ulang pada penjual tahu, pada hari sabtu pagi 12 desember 2009)
P hasil mengamen biasanya untuk apa bung?
S yach buat makan ma temen-temen, beli rokok serta nggak lupa ini mas penghangat tubuh Padatan data
Hasil dari mengamen dia gunakan untuk makan, beli rokok serta beli alcohol sama teman-temannya
Kategorisasi: pemanfaatan penghasilan
Penghasilan yang diperoleh dari mengamen digunakan untuk makan, membeli rokok serta membeli alcohol. (konfirmasi ulang pada penjual tahu, pada hari sabtu pagi 12 desember 2009)
P kalau menurut kamu bung, apa sich hidup itu?
S hidup itu nggak usah dibuat repot karena hidup kan Cuma sekali bos,
Sekarang yach sekarang, besok yach besok bos Padatan data
Menurut dia hidup itu Cuma sekali makanya tidak usah di buat repot.
Kategorisasi: arti hidup buat mereka
Hidup itu Cuma sekali maka menurut dia tidak usah dipersulit,
Karena apa yang terjadi sekarang yach terjadi sekarang, untuk besok yach kita pikirkan besok.
P terima kasih yach bung atas informasinya, kapan-kapan kalau sempat aku maen ke sini lagi
S ok boss………… Padatan fakta
Dia dan teman-temannya mau menerima saya untuk tahua akan kelompoknya
Kategorisasi:
Mereka mau menerima apabila saya ke sana lagi walaupun Cuma main-main saja.
C.Analisis Data
Pada saat wawancara dan observasi dengan subjek sudah diketahui sedikit tentang kehidupan anak jalanan atau anak punk jalanan yang berada di lampu merah depan pintu tol bunder gersik
Pada subjek ini dapat dilihat sedikit banyak kehidupan anak jalanan di daerah lampu merah depan pintu tol bunder gresik dan arti hidup buat mereka, dari observasi dan wawancara yang ada, dapat kita ketahui bahwa “hidup Cuma sekali makanya jangan dipersulit, dan apa yang ada sekarang nikmati dan jalankan begitu pula besok juga nikmati dan jalankan besok”.
D.Triangulasi Data
Informasi dari orang yang mengetahui banyak tentang subyek yaitu bapak penjual tahu di lampu merah depan pintu tol bunder gresik (bapak dedi) bahwa subjek merupakan anak jalanan yang masih 3 bulan di situ, kehidupan subjek biasanya Cuma ngamen, makan, tidur dan nongkrong sama teman-temannya sambil meminum alcohol sedangkan dia dan komunitasnya dikenal sebagai orang-orang yang mencintai kebebasan dan memikirkan apa yang sedang terjadi sekarang aja, untuk besok mereka pikirkan besok
Tidak ada komentar:
Posting Komentar